Sabtu, 31 Mei 2014

PERIHAL SASTRA & RELIGIUSITAS DALAM SASTRA














Judul : PERIHAL SASTRA & RELIGIUSITAS DALAM SASTRA
Pengarang : Subijantoro Atmosuwito
Penerbit : Sinar Baru Algesindo
Cetakan Ke : 2
Tahun Terbit : 2010
Bahasa : Indonesia
Jumlah Halaman : x + 154
Kertas Isi : Hvs
Cover : Soft
Ukuran : 14.5 x 21 cm
Berat : 200 gram
Kondisi : Baru
Harga : Rp 14.500          Diskon 15%
Bayar : Rp 12.325
Stok : 1


PERIHAL SASTRA & RELIGIUSITAS DALAM SASTRA        
Pengarang       : Subijantoro Atmosuwito
Penerbit           : Sinar Baru Algesindo


DAFTAR ISI
PENGANTAR
I. PERIHAL SASTRA
Kemungkinan Sastra Indonesia Pada Dasawarsa 1980-an
Catatan Tentang Sastra dan Kampus
Perihal Mempelajari Sastra Asing
Sastra Indonesia dan Melayu Mendatang
Mencoba Mendekati Pernilauan Juri
Memberontaklah Dalam Sastra, Anda akan Mengorbit
Usia Tua Sastrawan: Sebuah Catatan
Tentang Penyair Pekerjaan dan Pengalamannya
Sastra Bukan Monopoli Kota
Atheis-nya Achdiat dan Kritikus Kata

II. SEJUMLAH PUISI DAN BEBERAPA TOKOH
Laut belum pasang – Abdul Hadi W.M.
Sang Kristus dalam sajak-sajak Darmanto Yatman
Sitor Situmoran – Petualang Romantisme yang Patetik
Sebuah oleh-oleh Taufiq Ismail
Catatan Tentang Sitor Situmorang
Simbolisme dalam sajak-sajak Wing Kardjo
Dua Warna (Kumpulan sajak dari Sumbar)
Lima buah sajak Abdul Hadi W.M.
Sajak-sajak Neo-Romantik
Tinjauan “Buku Pesan” dari Timur (oleh Muhammad Iqbal)

III. CATATAN PERISTIWA BUDAYA
Kapankah di Indonesia ada Menteri Urusan Kebudayaan
Pembacaan sajak-sajak Ibrahim Sattah

IV. DARI CELAH-CELAH FILSAFAT
Benarkah belum ada Filsafat Indonesia?
Pokok Filsafat Moral Jawa
Mengorbit dan Dijemput Maut
Erasmus: Seorang Humanis Belanda
Berdyaev: Dari Sosialisme Religius ke Eksistensialisme Filosofis

V. RELIGIUSITAS DALAM SASTRA
Arti Religiusitas
Hubungan Sastra dan Religiusitas
Sastra dalam Sastra Barat dan Timur
Religiusitas dalam Sastra Barat dan Timur
Religiusitas dalam Sastra Indonesia
KETERANGAN TULISAN
RIWAYAT PENGARANG


Untuk mendapatkan buku diatas, 
Hubungi :089670447330

2 komentar: